Struktur Seleksi Java


Blog ini menjelaskan tentang 3 bagian dalam Struktur Seleksi Java :
1. Struktur seleksi sederhana (if – then)
2. Struktur seleksi umum (if – then – else)
3. Struktur Switch - case
PENGERTIAN Dari STRUKTUR SELEKSI
1.Struktur Seleksi Sederhana (if – then)
Bentuk ini merupakan bentuk yang paling sederhana dari keseluruhan struktur seleksi. Pada bentuk ini, jika komparasi memiliki nilai true saja maka itu akan diikuti oleh proses khusus.
Sintak :
If (kondisi) then
Blok statemen untuk kondisi bernilai true
Endif
Contoh Soal :
Buatlah output sbb:
NPM            : (input dari keyboard)
Nama            : (input dari keyboard)
Nilai Praktikum    : (input dari keyboard)
Jika nilai praktikum lebih besar atau sama dengan 60 maka tampilkan kalimat “keterangan = lulus”
Jika Nilai MAHASISWA >= 60, maka Keterangan=“Lulus”
Jika Nilai MAHASISWA < 60, maka Keterangan=“Tidak Lulus”
JAWAB :
package urmih3ap;
import java.util.Scanner;
/**
 *
 * @author user
 */
 public class pratikum {
     public static void main(String[]args)
     {
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        String npm;
        String nama;
       int nilai_pratikum;
        Scanner one=new Scanner (System.in);
        System.out.print("NPM  = ");
        npm = one.next();
        System.out.print("Nama Lengkap  = ");
        nama = one.next();
        System.out.println("Nilai pratikum  = ");
        nilai_pratikum = one.nextInt();
        if(nilai_pratikum >=60){
         System.out.println ("keterangan = lulus" );       
        }else{           
        System.out.println("keterangan = tidak lulus" )
        }
         }
      }
Hasil dari kodingan diatas

2.Struktur Seleksi Umum (if – then – else)
Bentuk kedua ini, baik kondisi bernilai true ataupun false diikuti oleh proses khusus. Tetapi, proses khusus pada keadaan true tidak mungkin akan diproses pada keadaan false, begitu juga sebaliknya.
Sintak :
If (kondisi) then
Blok statemen untuk kondisi bernilai true
Else
Blok statemen untuk kondisi bernilai false
Mengacu pada seleksi sebelumnya, terlihat bahwa penggunaan bentuk kedua terlihat lebih luwes dibandingkan struktur yang pertama.
Contoh Soal :
Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria
a.jika total pembelian kurang dari Rp. 50.000,- potongan yang diterima sebesar 5% dari total pemblian.
b.Jika total pembelian lebih dari atau sama dengan Rp. 50.000,- potongan yang diterima sebesar 20% dari total pembelian.
 Total pembelian Rp. = 50000 (input)
 Besarnya potongan Rp. 10000 (otomatis)
 Jumlah yang harus dibayarkan Rp. 40000 (otomatis)
JAWAB :
package urmih3ap;
import java.util.Scanner;
/**
 *
 * @author user
 */
public class latihan4 {
    public static void main(String[]args)
     {
    Scanner input = new Scanner(System.in);
        int total_bayar;
        int pembelian;
        int potongan;
       System.out.print("pembelian  = ");
       pembelian = input.nextInt();
           if(pembelian >=50000)
        {
            potongan = pembelian*20/100;
        }else{
            potongan = pembelian*5/100;
        }
 System.out.print("besarnya potongan" + potongan);
       System.out.print("jumlah yang harus dibayar"+ (pembelian - potongan))
    }
      }
Hasil dari kodingan diatas
3.Switch Case disebut juga alternatif dari IF – ELSE IF -ELSE karena biasanya Switch case digunakan untuk menyeleksi nilai yang kondisinya lebih dari dua.
Kalau logika yang dipakai pada IF-ELSE adalah membandingkan nilai input dengan kondisi yang ditetapkan. Bila sesuai dikerjakan bila tidak diabaikan maka pada logika SWITCH – CASE komputer akan merujuk langsung kepada CASE yang bernilai yang sama dengan nilai ekspresi pada SWITCH.
Sintaknya :
switch(ekspresi) {case nilai1 :
(statement 1)
break;
case nilai2:
(statement 2)
break ;
case nilai-n:
(statement n)
break;
default:
(statement)
break;
}
Contoh Soal :
Input Data Variabel :
Nama Mahasiswa, Nilai Word, Nilai Excel, Nilai Acces diisi sendiri
Nilai = (nilai word + nilai excel + nilai access) / 3
Nilai huruf :
Jika nilai >=80, maka nilai huruf=”A”
Jika nilai >=66 dan nilai<80, maka nilai huruf=”B”
Jika nilai >=55 dan nilai<66, maka nilai huruf=”C”
Jika nilai >=41 dan nilai<55, maka nilai huruf=”D”
Jika nilai > 41, maka nilai huruf=”E”
Nilai mutu :
Jika nilai huruf=”A”, maka nilai mutu=”memuaskan”
Jika nilai huruf=”B”, maka nilai mutu=”baik”
Jika nilai huruf=”C”, maka nilai mutu=”cukup”
Jika nilai huruf=”D”, maka nilai mutu=”kurang”
Jika nilai huruf=”E”, maka nilai mutu=”gagal”
Keterangan
Jika nilai >=55, keterangan =”lulus”
Jika nilai <55, maka keterangan =”tidak lulus”
Jawab :
package urmih3ap;
import java.util.Scanner;
/**
 *
 * @author user
 */
 public class latihann4 {
     public static void main(String[]args)
     {
       Scanner input = new Scanner(System.in);
   String nama_mhs;
    int nilai_word;
    int nilai_excel;
    int nilai_access;
    String nilai_mutu;
    int nilai_huruf;
    String keterangan;
    int nilai_total;
       //mahasiswa
         Scanner mhs = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NAMA ANDA : ");
         nama_mhs=mhs.next();
       //nilai_word
         Scanner word = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NILAI MS.WORD ANDA : ");
         nilai_word=word.nextInt();
       //nilai_excel
         Scanner excel = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NILAI MS.EXCEL ANDA : ");
         nilai_excel=excel.nextInt();
       //nilai_access
         Scanner access = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NILAI MS.ACCESS ANDA : ");
         nilai_access=access.nextInt();
       //nilai_total
         nilai_total=(nilai_word+nilai_excel+nilai_access)/3;
         System.out.print("NILAI RATA-RATA KESELURUHAN: " +nilai_total);
      //nilai_huruf
         if (nilai_total>=80)
         {
             System.out.println("\nNILAI HURUF : A");
             System.out.println("NILAI MUTU :  MEMUASKAN");
         }
         else if (nilai_total >66 && nilai_total<80)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : B");
                     System.out.println("NILAI MUTU : BAIK");
                 }
         else if (nilai_total >55 && nilai_total<66)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : C");
                     System.out.println("NILAI MUTU : CUKUP");
                 }
     else if (nilai_total >41 && nilai_total<55)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : D");
                     System.out.println("NILAI MUTU : KURANG");
                 }
         else if (nilai_total >=4)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : E");
                     System.out.println("NILAI MUTU : GAGAL");
                 }
        System.out.println("------------------------------------------");
           if (nilai_total>=55){
            System.out.print("KETERANGAN : LULUS ");
        }
        else if (nilai_total<=55)
        {
            System.out.print("KETERANGAN : TIDAK LULUS");
        }
    }
}
Hasil dari kodingan diatas





Komentar